Cara Mengatasi Hardbrick, Bootloop dan Gagal Update di Redmi 5 Plus

0
62
Cara Mengatasi Hardbrick, Bootloop dan Gagal Update di Redmi 5 Plus

Redmi 5 plus merupakan salah satu merek dan versi ponsel yang terkemuka. Banyak orang yang menggunakan jenis ponsel yang satu ini. Dari segi hardware dan juga fitur, ponsel ini memang menawarkan pilihan terbaik bagi orang-orang yang membutuhkan semua unggulan di dunia digital saat ini. Namun sayangnya, ponsel Redmi 5 Plus ini tidak jarang mengalami bootloop, gagal update dan hardbrick.

Keadaan di atas merupakan salah satu masalah yang sangat rumit dan sulit untuk diatasi, jika kamu tidak tahu bagaimana cara melakukannya. Untuk itu, kami di artikel ini akan menuliskan tentang bagaimana cara mengatasi hardbrick, bootloop dan gagal update pada ponsel Redmi 5 Plus. Cara yang akan kita lakukan adalah tanpa UBL.

Cara Mengatasi Hardbrick, Bootloop dan Gagal Update di Redmi 5 Plus
image by : digit.in

Umumnya beberapa masalah yang saya tuliskan di atas, terjadi akibat ponsel menggunakan ROM distributor/ROM abal-abal. Oleh karenanya, ponsel menjadi tidak stabil dan menyebabkan terjadinya masalah-masalah tersebut.

Cara Flashing & Unbrick Redmi 5 Menggunakan Metode Test Point

Metode test point umumnya adalah sebuah cara yang seringkali digunakan oleh tukang service HP untuk masuk ke EDL atau Emergency Download Mode. Hal ini dilakukan jika ponsel dalam keadaan mati total dan hardbrick, sehingga tidak bisa masuk ke Download Mode atau Fastboot. Padahal, seperti yang kita tahu, untuk mengoprek ponsel, kamu harus masuk ke menu ini.

Lalu, bagaimana caranya masuk ke EDL ini? Hal ini bisa dikatakan sedikit rumit. Mengapa? Kita akan melakukan short contact pada motherboard ponsel Xiaomi kamu. Umumnya untuk melakukan hal ini, kamu bisa menggunakan kabel tembaga atau pinset. Ini adalah cara terakhir dan satu-satunya untuk bisa masuk ke EDL yang diberikan oleh ponsel Xiaomi.

Sebelum kamu mencoba untuk melakukan langkah-langkah ini, kamu terlebih dahulu harus tahu kondisi Xiaomi seperti apa yang mengharuskan menggunakan metode ini…

  1. Ponsel kamu belum UBL (unlock boatloader) dan Xiaomi kamu menggunakan ROM abal-abal.
  2. Ponsel Xiaomi kamu betul-betul mati total dan tidak bisa masuk ke menu recovery mode, fastboot mode dan juga EDL.

Sebelum kamu mempraktekan tutorial ini, saya ingatkan terlebih dahulu ya.

“Melakukan hal ini sangat penuh risiko dan bisa menghilangkan garansi. Anda jangan mencobanya, jika mempunyai pengetahuan yang awam.”

Berikut alat-alat yang kamu butuhkan untuk mulai menggunakan tutorial ini:

  • Laptop atau PC dengan sistem operasi Windows 7 64 bit (tidak wajib, tapi usahakan pakai sistem operasi itu).
  • Kabel USB yang original (bawaan ponsel). Jika tidak ada, gunakan yang masih baik.
  • Pinset bengkok.
  • SIM Ejector
  • Pick gitar yang terbuat dari bahan aluminium.

Berikut langkah-langkahnya

  • Silakan kamu instal software MiFlash 2016 dan instal di PC kamu. Bisa kamu download di sini.
  • Silakan download MIUI 9 China Stable di sini. Setelah itu, silakan kamu extract dan masukan ROM-nya ke Mi Flash.

Bongkar-bongkar

  • Siapkan wadah untuk menampung semua komponen yang akan kita bongkar di ponsel. Ingat, sekali komponennya hilang, bisa jadi fatal.
  • Silakan lepas SIM tray menggunakan SIM Ejector yang sudah disiapkan.
  • Buka penutup casing bagian belakang dan lakukan secara hati-hati.
  • Kini, silakan kamu lepaskan konektor baterai, kemudian pasangkan lagi dan tunggu 5 detik, setelah itu lepaskan lagi.
  • Silakan kamu hubungkan ponsel ke PC/Laptop menggunakan kabel USB.
  • Nah, kini saatnya kita melakukan test poin. Hubungkan dua titik test poin menggunakan pinset yang sudah disiapkan tadi. Lihat gambar untuk menemukan dua titik test point.
image by : androdot.net
  • Jika test poin tersebut sukses, device ponsel kamu akan terdeteksi di PC/Laptop yang sudah dihubungkan tadi.
  • Silakan refresh software Mi Flash, maka akan muncul tulisan COM3 atau bisa juga berupa angka lain.
  • Kini, silakan kamu hubungkan kembali konektor baterai ponsel yang tadi dilepas
  • Silakan kamu flash, hingga prosesnya selesai.
  • Setelah itu, copot kabel USB dan nyalakan ponsel kamu.

Nah, itulah cara mengatasi hardbrick, bootloop dan gagal update di Redmi 5 Plus. Langkah-langkahnya sangat gampang untuk dijalankan. Kamu hanya perlu untuk sedikit mempelajarinya, karena jika belum terbiasa memang agak rumit.

Sekian artikel kali ini, semoga bermanfaat untuk teman-teman semua.

Tinggalkan Balasan